Text
Buku Pembelajaran Elektrokimia
Elektrokimia merupakan konsep kimia yang sangat penting dalam pengembangan baterai, pemisahan logam, dan elektronanalisis menggunakan sensor kimia. Proses elektrokimia dikembangkan berdasarkan reaksi reduksi-oksidasi (redoks) yang terjadi dalam proses kimia. Elektrokimia mengkaji keterkaitan antara energi kimia dan energi listrik. Oleh karena itu, proses elektrokimia dapat terjadi dalam dua sel elektrokimia dengan prinsip yang berkebalikan, yaitu proses galvani dalam sel volta dan proses elektrolisis dalam sel elektrolisis. Dalam sel volta, proses redoks digunakan untuk menghasilkan energi/potensial listrik, sedangkan dalam sel elektrolisis, energi listrik digunakan untuk menggerakkan terjadinya reaksi redoks. Proses redoks terjadi pada permukaan elektrode yang dikontakkan langsung ke dalam larutan elektrolit. Baik dalam sel volta maupun sel elektrolisis, reaksi oksidasi terjadi di permukaan anode, sedangkan reaksi reduksi terjadi di permukaan katode. Karena sumber energi atau elektronnya berbeda, maka tanda muatan pada elektrode dalam sel volta berlawanan dengan tanda muatan dalam sel elektrolisis. Dalam sel volta, anode bermuatan negatif, katode bermuatan positif. Kebalikannya, dalam sel elektrolisis, anode bermuatan positif dan katode bermuatan negatif. Mengapa demikian? Anda akan mendapatkan jawabannya dalam telaah detail konsep kedua sel elektrokimia dalam buku pembelajaran ini. Kajian setiap topik elektrokimia yang disajikan dalam buku pembelajaran ini terbagi dalam 6 (enam) bagian yang mencakup topik-topik: Pengantar Elektrokimia dan Penyetaraan Redoks (Pembelajaran 1), Proses Galvani (Pembelajaran 2), Elektrolisis (Pembelajaran 3), Hukum Faraday (Pembelajaran 4), Aplikasi Elektrokimia (Pembelajaran 5), dan Evaluasi dan Suplemen Soal-soal Penguatan (Pembelajaran 6). Dengan sistematika modul yang demikian, diharapkan konsep-konsep elektrokimia dan aplikasinya dapat dipahami secara komprehensif.
Tidak tersedia versi lain