Text
Konstruksi sosial pendidik atas kegiatan keagamaan di pusat bimbingan belajar Rumah Cerdas Islami Kabupaten Jombang
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh konstruksi sosial dimulai dari proses indivudu dalam penyerapan suatu fenomena yang ada di manyararakat. Setiap individu menyerap melalui nilai-nilai dan norma yang diaktualisasikan kedalam kehidupan sehari-hari. Sehingga wujud aktualisasi pada penelitian ini adalah tenaga pendidik yang mendefinisikan bahwa kegiatan keagamaan sebagai bentuk transfer pengetahuan tentang nilai-nilai religiusitas. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis konstruksi sosial pendidik atas kegiatan keagamaan yang ada belajar RCI Kabupaten Jombang
di pusat bimbingan Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif untuk mempermudah mendeskripsikan dan menginterpretasikan data- data yang ada untuk menggambarkan realitas sesuai dengan fenomena yang sebenarnya. Penelitian ini menggunakan teori konstruksi sosial oleh Pater L Berger. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dialektika nilai-nilai pendidikan sosial keagamaan pada tenaga pendidik RCI menurut teori Berger, bahwa realitas sosial bergerak melalui tiga momen utama konstruksi sosial yaitu internalisasi, eksternalisasi dan objektivasi. 1) internalisasi merupakan proses realitas menerima primer pendidikan sosial keagamaan pada saat pertama kali individu mampu berinteraksi dan bersosialisasi dimulai sejak kecil yang didapat dari orang tua, pendidikan, buku bacaan ataupun lingkungannya. 2) Sedangkan eksternalisasi merupakan bentuk ekspresi keagamaan dari masyarakat. 3) Kemudian momen objektivasi sudah menjadi kebiasaan bersama dalam memaknai aktivitas keagamaan di lingkungan barunya sebagai realitas objektif. Nilai-nilai pendidikan keagamaan didapat dari sosialiasi primer. Setelah bergabung dengan bimbel RCI, dialektika dimulai dari tahap internalisasi kemudian eksternalisasi, objektivasi, internalisasi dan eksternalisasi kembali oleh seluruh tenaga pendidik RCI. Eksternalisasi berupa sosialisasi nilai-nilai sosial di berbagai kegiatan keagamaan yang dilaksanakan, kemudian tenaga pendidik baru yang masuk mulai mengobjektivasi nilai-nilai yang baru diterima kebenarannya melalui pengetahuan dan menjadikan realitas objektif menjadi relaitas subjektif bagi setiap individu. Sehingga di ruang eksternalisasi implementasi nilai-nilai sosial keagamaan didapat dari bimbel RCI. Dan momen objektivasi menjadi pola kebiasaan bersama secara subjektif. Dampaknya dalam kehidupan sehari-hari, selain memiliki pengalaman pengetahuan primer dan tugas sebagai pengajar yaitu dapat bersosialisasi di lingkungan baru, juga semakin antusias dalam kesamaan pandangan positif tenaga pendidik RCI terhadap kegiatan-kegiatan keagamaan yang seringkali rutin dilakukan dan telah berdampak baik. Baik berdampak secara individu sendiri maupun orang yang berada di sekitarnya. Sebagai bentuk ikhtiar bathiniyah dan lahiriyah dalam mendekatkan diri secara vertikal kepada Allah SWT dan Rosulullah SAW, serta melakukan kebaikan terhadap sesama manusia dengan tetap menjalankan syari'at-syariat agama Islam.
Tidak tersedia versi lain