Text
Peran strategi pemasaran produk dalam meningkatkan penjualan (studi kasus CV. GTT pusat oleh-oleh di Ds. Toyoresmi Kec. Ngasem Kab. Kediri)
Dunia usaha pasti akan mengalami perkembangan, perubahan merupakan suatu hal yang abadi dan tak dapat di hindari, sehingga tidak mudah bagi perusahaan ataupun usaha kecil menengah untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan perubahan lingkungan yang ada, maka inovasi dalam mengembangkan suatu perusahaan sangat diperlukan untuk menjaga eksistensi perusahaan ataupun melaksanakan visi dan tujuan dari perusahaan, CV. GTT atau Gudange Tahu Takwa Kediri merupakan UKM kuliner yang memproduksi pusat oleh-oleh khas Kediri yang terus melakukan pengembangan produk serta memasarkan produknya dengan strategi yang tepat, yakni dengan strategi pemasaran 4P (Product, Price, Placement, Promotion). Dengan strategi tersebut penjualan di GTT Kediri terus mengalami peningkatan pada tiap tahun.
Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif mengunakan data primer sebagai sumber data utama, artinya data tersebut dikumpulkan berasal dari pihak- pihak yang berkecimpung dalam usaha GTT Kediri, baik berupa orang-orang yang terkait langsung, karya ilmiah, media online, buku, dan lainnya yang masih berhubungan dengan objek permasalahan yang diteliti. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data dan atau penyederhanaan, paparan dan sajian data, penarikan kesimpulan.
Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa strategi pemasaran yang diterapkan pada usaha GTT Kediri yakni dengan stategi pemasaran 4P (Product Price, Placement, Promotion) berperan positif dalam meningkatkan penjualan produk. Kemudian dalam Perspektif Ekonomi Islam terkait dengan pemasaran yang diterapkan pada CV GTT Kediri, bahwa pemasaran secara Islami adalah pemasaran yang berkata apa adanya tanpa ada kebohongan di dalam produk tersebut dan tidak merugikan maupun mendzalimi orang lain. Kemudian dari hasil penjualan yang diterima oleh GTT Kediri pada tahun 2016 besarnya adalah Rp 201.965.220. Sedangkan penjualan pada tahun 2017 mengalami kenaikan penjualan sebesar Rp 21.771.806 atau 11% dengan total penjualan selama 12 sebesar Rp. 223.737.026. Kemudian pada tahun 2018 kembali mengalami kenaikan sebesar Rp 39.887.974 atau 18% dengan total penjualan selama 12 bulan sebesar Rp 263.625.000. Kemudian pada tahun 2019 juga mengalami kenaikan sebesar Rp. 75.158.150 atau sebesar 22% dengan total penjualan selama 12 bulan sebesar Rp. 338.783.150.
Tidak tersedia versi lain